Archive

Tag Archives: SEM

Quote:Original Posted By adiztyadiztot Misi gan ane minta tolong dong…

Spoilerfor kerangka pemikiran ane:
Bisa pake analysis jalur ga gan? Soalnya diminta dospem pake analisis jalur… Trs kinerja keuanganya sebagai variabel intervening atau dependen dan, thank u hhe Path analysis udah pas banget nh gan… Kinerja keuangan jadi Var Latent, market to book value jadi var endogen, dan sisanya menjadi var Eksogen CMIIW Cendol me if i am wrong

Quote:Original Posted By adiztyadiztot

Ogt gan oke thanks ya… Blm bisa kasih cendol duh masih newbie: ( Oiya gan satu lg blm dijawab, yg kinerja keuanganya itu variabel dependen atau intervening aja? Sama satu lg nih maaf ane kurang paham statistik hhe…sebelum analisis path perlu uji apa aja gan? Apa uji hipotesis jg masih diperlukan, thank u mohon bantuanya… konsul di jasa statistik deket kampus jutek jutek gan ane jd ga nyaman konsulnya Read More

… biasakan mencopy dengan menyertakan sumber/referensi …

SEM adalah metode yang mampu menunjukkan keterkaitan secara simultan antar variabel-variabel indikator (yang teramati secara langsung) dengan variabel-variabel laten (yang tidak teramati secara langsung). Raykov dan Marcaulides (2006) mendefinisikan variabel laten adalah teori atau hipotesis konstruk yang sangat penting atau sebuah variabel yang tidak mempunyai sampel atau populasi yang bisa diamati secara langsung.

Beberapa Karakteristik SEM menurut Raykov, dkk., (2006) adalah sebagai berikut: (i) Model SEM tidak dapat diukur secara langsung dan tidak dapat didefinisikan secara baik. (ii) Model SEM memperhitungkan potensi kesalahan pengukuran di semua variabel observasi,  khususnya  pada variabel independent. (iii) Model SEM sangat tepat dibentuk matrik yang memperlihatkan hubungan antara variabelnya, seperti matrik kovarian maupun matrik korelasi.

Pada prinsipnya SEM merupakan pendekatan terintegrasi dari Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan Path Analysis. Menurut Raykov et al (2006), CFA dan Path Analysis merupakan tipe SEM dan mendefinisikannya sebagai berikut: Read More

Monggo disimak, kalau ada yang masih bingung silakan ditanyakan. Siapa tahu bisa dibantu
Quote:
Originally Posted by gags131 View Post
Malem Gan.. Permisi mau tanya.. 

Begini Gan, Ane lagi buka2 website dan blog2 yang punya pembahasan mengenai regresi linear berganda. Maka sampailah Ane di blog ini.. –> www.konsultanstatistik.com
Setelah ane baca penjelasan mengenai regresi linear berganda.. Ane menemukan hal berikut:

Yang ingin ane tanyakan..
Pertanyaan pertama –> Benarkan hal tersebut diatas?

Pertanyaan kedua:
Seandainya benar, jadi bagaimama menginterpretasikan/menjelaskan konstanta tersebut?
Apakah Jadi nilai Y = 0,885 karena diasumsikan kalau variabel bebasnya tidak bernilai 0, melainkan bernilai 1
Dengan perhitungan sebagai berikut:

Y = 0,235 + 0,21 X1 + 0,32 X2 + 0,12 X3
Y = 0,235 + 0,21(1) + 0,32(1) + 0,12(1)
Y = 0,235 + 0,21 + 0,32 + 0,12
Y = 0,885

Karena biasanya kan konstanta dalam persamaan regresi diinterpretasikan seperti ini:
“Konstanta = 0,235 menunjukan bahwa jika variabel bebas bernilai 0, maka nilai variabel Y adalah 0,235”

menurut ane sih, interpretasinya gak bisa dipandang apakah bernilai mutlak 0 atau tidak mungkin 0, akan tetapi lebih kepada “arah hubungan dan besar pengaruh variabel independen terhadap dependennya”. Read More

Mumpung masih panas ya temans, nih saya lanjutkan dengan “gangguan” berikutnya. Takutnya tuh Thread dilupain ma saya atau orang-orang, minimal ada record tentang tanya jawab statistika di forum kaskus ini. Mohon disimak, sekali lagi kalau ada yang kurang pas. Mohon di “pas” kan ya temans, maklum saya bukanlah dewa melainkan rakyat jelata di belantara statistika (nih lagi ngintip The Raid yang bikin berkobar-kobar menyampaikan ilmu khas dunia ini (statistika)…he4).

Quote:
Originally Posted by statmania View Post
lumayan masuk gan kelebihannya dari MLE,krena stahu ane mtd estimasi itu cuma ada 2 yg pas di matkul statmat yaitu MLE sama Momen, berti LSE itu bagian dari MLE ya ..

banyak kok gan misalnya:

metode momen, conditional least square, unconditional least square, nonlinear estimation, conditional maximum likelihood, unconditional maximum likelihood dan metode bayesian 

Read More

Jika artikel ini mengganggu makan siang temans, saya mohon maaf yah. Hahahaha, gak sedikit kan dari kita yang alergi sama “barang” yang namanya “statistika”. Tapi apapun itu, niat saya belum berubah temans “sampaikan walau hanya satu ayat”.
Oke temans, silakan dibaca-baca.. Kali-kali aja ada 1 atau 2 yang nyangkut dan bisa jadi bahan untuk menyusun tugas atau mungkin proposal skripsi?hehehe.. Bagi temans yang belum tahu, saya di kaskus ini sebagai penjawab menggunakan ID: adiwtalks

Quote:
Originally Posted by newbie.freaks View Post
Emang sih, kalo baca2 kayak Gujarati… penjelasannya detail dan runtut banget, alesan ane normalitas engga karena datanya emang secara alami memiliki keunikan alami gan. . . jadi tidak mesti terdristibusi secara normal (^^).. namanya juga saham, macem2 harga dan jenis usaha menentukan nuansa nilai rasio tersendiri. . . .thank’s banget gan mencerahkan ane,,,, akhirnya tadi udah lolos hetero pake metode spearman….

Read More