Secara sederhana, Ibu-ibu ternyata rata-rata jago statistika apapun latar belakang pendidikan mereka.. Apa ga salah denger nih??

Kenapa demikian? pada umumnya saat ibu kita memasak misalkan Sop ayam 1 panci, beberapa kali kita melihat ibu kita melakukan icip-icip, sesendok kecil bahkan hanya dengan menggunakan telapak tangan .. di saat itulah terkadang kita juga mendengar ibu kita menggumam “kurang asin nih”, “pas banget”, “merica terlalu kebanyakan nih” dsb.
Lalu apa hubungannya dengan statistik? dengan contoh di atas saya akan menjelaskan secara mudah apa itu statistik, populasi, survei, sensus dan segala hal yang berbau statistik (jangan alergi duluan ya dengan Statistika, meski saya tahu banget Statistika merupakan salah satu Mata kuliah yang cukup menjadi momok bagi Mahasiswa jurusan manapun).

Beberapa istilah statistika dalam kasus “ibu kita memasak Sop Ayam” agar lebih mudah bagi kita untuk memahami STATISTIKA,

1. Populasi : Sop Ayam 1 panci
2. Parameter : rasa 1 panci sop ayam
3. Sampel : sop Ayam 1 sendok
4. Statistik (bukan statistika) : rasa 1 sendok sop Ayam untuk icip-icip
5. Survei : Proses icip-icipnya
6. Sensus : Jika kita menghabiskan sop ayam 1 panci sekaligus

Dari poin-poin di atas, dapat disimpulkan bahwa Statistik merupakan Alat/Data yang digunakan untuk memperkirakan/estimasi karakteristik populasi. Dalam kasus di atas untuk menilai rasa Sop Ayam 1 panci, ibu kita tidak perlu harus menghabiskan seluruh sop ayamnya akan tetapi cukup dengan 1 sendok saja.

Setelah mengenalkan apa itu statistik, selanjutnya kita akan mengenal statistik jauh lebih dalam. Pengenalan yang mungkin akan menyadarkan kita bahwa statistika dapat dan telah diterapkan dalam kegiatan sehari-hari untuk menunjang aktivitas manusia. Cari tahu dan yakinlah akan ada kejutan-kejutan lain yang mungkin bikin kita menggelengkan kepala. Bahkan ada sebuah buku yang cukup kontroversial tentang statistika, bukan buku-buku tebal yang berisi pembahasan tentang cabang-cabang statistika melainkan buku tipis yang menggelitik siapapun untuk membacanya berjudul “how to lie with statistics“. Ssssttt…. berarti statistik bisa digunakan sebagai alat untuk berbohong? jujur, jawabannya “hell yes“. Hahaha, mungkin kita sebut sebagai statistisi aliran sesat kali yah? Sebenarnya tujuan buku ini bukan mengajarkan kita untuk berbohong dengan menggunakan statistik, tetapi untuk mencegah, mendeteksi dan mengetahui adanya “tindak pembohongan” dari statistik itu sendiri. Makin bingung ya? Pelan-pelan saja, lambat laun kita akan tahu bahwa “misal” sebuah instansi/lembaga berbohong atau tidak ketika menyampaikan laporan keuangan, kinerja, prestasi dan sejenisnya. Tertarik? Upsss.. tunggu dulu, mulai dari mana nih? karena aspek dalam statistika cukup banyak dan tak terbatas jika harus dipaparkan satu demi satu di page ini.

Lalu gimana dengan Regresi, Linieritas, Korelasi, Sampling, Time series analysis, forecasting, inferensia, Bayesian atau bahkan neural network? Jika temans dari jurusan statistika, hal ini tentunya bukan menjadi sebuah kesulitan berarti. Tapi mungkin tidak bagi temans yang berbeda jurusan (sebagian besar jurusan), terlebih sedang menyusun tugas akhir yang mau tidak mau, terpaksa maupun tidak, harus menggunakan Metode statistika dalam metodologi penelitian.

Kemungkinan beberapa mata kuliah/pembahasan yang terkait erat dengan Statistika dan mungkin beberapa yang sering sekali menjadi momok bagi siapapun

– Statistik Deskriptif
– Statistik Matematika
– Metode Statistik
– Experimental Design (Rancangan Percobaan)
– Statistical Inferences
– Multivariate Analysis
– Time series analysis
– Analisis Regresi
– Sampling
– Statistik Non parametrik
– Ekonometrika
– Neural Network
– Bayesian Analysis
– Proses Stokastik
– Teknik Simulasi
– Spatial Analysis
– SEM
– dsb

Temukan keajaiban statistika dan dunia penulis di sini .. (artikel tentang statistika dapat di akses di sini)
Diskusikan atau share jika temans menemui kesulitan, jika bisa akan saya coba carikan jawaban terbaiknya. Jika tidak bisa, mungkin menjadi sebuah hikmah agar saya belajar dan belajar lagi …

Salam Hangat
Adiw

Advertisements