Regresi Logistik

… biasakan mencopy dengan menyertakan sumber/referensi …

Metode analisis regresi logistik merupakan metode analisis yang menggambarkan hubungan antara sebuah variabel respon dengan satu atau beberapa variabel prediktor. Tujuan menggunakan model ini adalah sama dengan teknik pembuatan model yang lain, yaitu mencari model terbaik yang menggambarkan hubungan antara variabel respon dan variabel prediktor (Agresi, 1990).

Model regresi logistik digunakan untuk menganalisis variabel respon yang bertipe kategorik. Sedangkan variabel prediktor dapat berbentuk kuantitatif atau kualitatif dengan menggunakan variabel dummy. Model ini juga digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel prediktor terhadap variabel respon yang mengikuti sebaran distribusi Bernoulli.

Jika variabel independen yang digunakan berskala kategorik, yaitu ordinal maupun nominal, maka variabel tersebut harus diubah menjadi variabel dummy. Secara umum, bila suatu variabel mempunyai p kategori, maka diperlukan p-1 variabel dummy (Hosmer dan Lemesow, 2000).

Dari beberapa metode untuk mengestimasi parameter logistik, metode yang banyak digunakan adalah metode maximum likelihood dengan alasan lebih praktis dan mudah untuk digunakan (Nachrowi dan Usman, 2002). Langkah selanjutnya adalah dengan memeriksa ketepatan model dengan menggunakan statistik chi-square2) dan G2.

sumber:
Wijaya, Adi. (2010). Analisis Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat Dengan Pendekatan Dummy Linear Regression, Logistic Regression dan FeedForward Neural Networks. Surabaya: ITS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: